Aremania di Stadion Kapten Dipta (C) Twitter
Mencari tempat sholat di Bali yang
mayoritas warganya pemeluk agama Hindu memang sulit, tak terkecuali di
Stadion Kapten Dipta, Gianyar. Hal itulah yang dialami seorang Arema Dewata bernama Indra Dwi Susanto kala mendukung Arema melawan Pelita Bandung Raya, Kamis (12/3).
Saat laga perdana Bali Island Cup 2015 itu memasuki jeda turun minum,
Indra dan rekan-rekannya turun sejenak dari tribun penonton. Mereka
hendak menunaikan sholat, karena waktu itu kebetulan sudah memasuki
waktu sholat Maghrib.
"Meski awalnya sudah menduga tidak ada, tapi saya coba tanya ke
sebagian besar panitia (Panpel Pertandingan). Jangankan tempat sholat,
cari toilet untuk wudhu saja kami kesulitan. Tapi akhirnya ada juga
panitia berwajah sangar yang berbaik hati memberi tahu," .
"Kami akhirnya diarahkan ke pintu masuk ruang media. Di dalam situ
ada lagi panitia yang kemudian mempersilahkan kami sholat di salah satu
ruangan di dalam ruang media. Kami juga sudah menyiapkan terpal sebagai
alas sholat," imbuh Aremania Sekarpuro ini.
Indra dkk merasa lega masih bisa menunaikan sholat meski dalam
keadaan yang bisa dibilang kurang memungkinkan. Lebih leganya lagi,
waktu kembali ke tribun, Arema bisa mencetak dua gol dan akhirnya menang 2-0 kala itu lewat gol Ferry Aman Saragih dan Cristian Gonzales.
ConversionConversion EmoticonEmoticon