Arema Harus Bermain Lawan Persija



CEO Arema, Iwan Budianto (C) ABI YAZID
CEO Arema, Iwan Budianto (C) ABI YAZID

Iwan Budianto menyatakan Arema harus tetap bertanding di laga perdana Indonesia Super League (ISL) 2015 melawan Persija Jakarta. Pernyataan tegas CEO Arema itu sekaligus sebagai sikap atas tidak keluarnya rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) karena Singo Edan dianggap masuk kategori D.

Pria yang akrab disapa IB itu menyebut yang harus dipatuhi adalah federasi sepakbola Indonesia, dalam hal ini PSSI dan PT Liga Indonesia sebagai operator ISL. Maka tak ada kewajiban Arema patuh kepada keputusan BOPI yang dinilai tak memiliki dasar kuat.

Dengan demikian, Arema tetap akan menjamu Persija di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (4/4) pada pukul 19.00 WIB. Hal ini menurut IB merupakan sebuah bentuk kepatuhan Arema kepada PSSI dan PT Liga Indonesia.

"Kalau tidak bertanding, aturan di PT Liga sudah jelas, poin Arema akan dikurangi 3. Kalau itu terjadi di beberapa pertandingan, maka bisa-bisa Arema akan terancam didegradasikan," ungkap pria yang pernah menjabat sebagai EXCO PSSI tersebut.

"Masalah warisan masa lalu seperti yang dikatakan BOPI itu sebenarnya diselesaikan atau disengketakan, didamaikan, atau apa pun istilahnya, sah-sah saja dilakukan siapa pun. Tapi tetap, klub yang bersangkutan harus berkompetisi, agar ketika sengketa itu tuntas, klub tidak harus bermain dari level yang paling rendah nantinya," pungkasnya.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment