"Aremania Bikin Macet Malang, Tanggung Jawab Menpora!"




Yuli Sumpil, dirijen Aremania (C) AKAIBARA
Yuli Sumpil, dirijen Aremania (C) AKAIBARA

Dirijen Aremania, Yuli Sumpil memaklumi jika Aremania pada Sabtu (25/4) siang ini kembali turun ke jalan untuk melampiaskan kekecewaannya. Menurutnya, itu merupakan salah satu bentuk kekecewaan para pendukung fanatik Arema yang hatinya dilukai oleh keputusan Menpora.
Aremania memblokir jalan di depan Stasiun Kota Malang untuk menggelar laga eksebisi. Ajang ini digelar secara spontanitas oleh Aremania sebagai ganti hiburan mereka berupa sepakbola di stadion yang dirampas oleh Menpora Imam Nahrawi.
Sedianya, Sabtu sore ini Aremania ada di Stadion Kanjuruhan Malang untuk mendukung Aremayang menjamu Persipasi Bandung Raya (PBR). Namun berhubung izin dari kepolisian tidak turun karena intimidasi Menpora, maka laga tersebut dibatalkan lewat jumpa pers semalam.
"Segala macam cara telah kami lakukan untuk mengetuk hati Bapak Menpora agar merekomendasikan Arema kembali berkompetisi, termasuk dengan mendatangi kantor tiga kepala daerah Malang Raya dan DPRD, tapi tidak ada hasilnya," ungkap Yuli ketika ditemui di sela-sela aksi.
"Bapak Menpora yang terhormat pernah bilang jika Arema ingin main sepakbola ya main saja di jalan. Kalau sekarang jalanan Kota Malang macet, itu tanggung jawab Bapak Menpora atas perkataannya sendiri. Sampai kapan? Tentu sampai Bapak Menpora mencabut kata-katanya tadi dan Arema bisa berkompetisi kembali," pungkasnya.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment