PT Liga Indonesia (PT LI) memastikan jika Arema
Cronus diperbolehkan berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL)
musim 2015. Hal tersebut, diketahui setelah PT LI menggelar rapat pleno
di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1).
Sekretaris PT LI,
Tigorshalom Boboy, menerangkan jika hal serupa tidak hanya terjadi
dengan Arema. Melainkan juga berlaku pada Gresik United dan Pelita
Bandung Raya.
Ketiga klub tersebut diloloskan karena beberapa hal. Misalnya saja, Arema dan Gresik United yang telah memberikan data serta laporan terkait proyeksi pembiayaan untuk ISL musim 2015.
"Tiga klub sudah dianggap valid untuk lanjut, yaitu Arema, Gresik United, dan PBR. Arema
sendiri sudah melakukan penyesuaian proyeksi pendapatan dan anggaran.
Gresik United juga sudah menyerahkan proyeksi untuk ISL 2015, terutama
soal pendapatan. Proyeksi pembiayaan Arema saat ini sekitar Rp45 miliar. Sementara Gresik United berkurang banyak," terang Tigor.
Sedangkan
PBR lolos karena PT LI sudah mendapat konfirmasi terkait utang.
Berdasarkan data yang diterima PT LI, PBR kini hanya tinggal memiliki
utang sebesar Rp400 juta.
"Utang PBR, sebelumnya sekitar Rp4
miliar dan sudah memberi konfirmasi nilai utang. Nilai utang bisa
tertutupi kontribusi komersial. Jadi, tiga klub tersebut dalam posisi
aman untuk masuk ke level selanjutnya," tambahnya.
Ketiga klub tambahan ini menyusul 12 klub lainnya yang sebelumnya sudah lolos verifikasi untuk mengikuti ISL 2015.
Tiga
klub lainnya belum bisa diloloskan untuk tampil di ISL. Masing-masing
yakni, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta, masih
dalam status ditunggu

ConversionConversion EmoticonEmoticon