Arema Cronus sukses melaju ke semifinal SCM Cup 2015 setelah mengalahkan
Persela Lamongan dengan skor 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Selasa (20/01)
malam.
Arema Cronus langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama. Dalam tempo 10 menit, Arema Cronus memiliki tiga peluang untuk mencetak gol. Yang pertama melalui kaki Sengbah Kennedy, sayang tendangannya masih terlalu lemah. Selanjutnya dua peluang dari Samsul Arif juga masih belum menemui sasaran.
Pada menit ke-12, giliran Cristian Gonzales yang memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun kali ini penyelamatan gemilang kiper Persela, Choirul Huda mampu menepis tendangan keras kaki kiri Gonzales yang meluncur tajam ke arahnya.
Asyik menyerang, Arema justru kebobolan. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Arema, Balsa Bozovic melepas sepakan keras ke gawang Arema. Bola menghantam mistar dan masuk ke gawang I Made Wardana.
Kebobolan, Arema meningkatkan intensitas serangan mereka. Upaya ini terus gagal berkat kokohnya tembok pertahanan Persela dan apiknya penampilan Huda.
Menit 42, Arema akhirnya bisa menyamakan kedudukan. Berawal dari aksi individu Sengbah Kennedy yang berhasil menembus lini belakang Persela, Mahyadi Panggabean melanggar pemain asal Liberia itu. Tanpa ampun, wasit Nuzur Fadila memberi hadiah penalti bagi Arema. Fabiano Beltrame -yang ditunjuk menjadi algojo- sukses membobol gawang mantan klubnya tersebut. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Tak mau menyia-nyiakan peluang untuk lolos ke semifinal, Arema meningkatkan tempo serangan mereka di babak kedua. Tiga menit babak kedua berjalan, Arema akhirnya berbalik unggul. Meneruskan umpan sepak pojok Ahmad Bustomi, Cristian Gonzales menyundul bola ke gawang Persela. Upaya Huda menepis bola sia-sia belaka. Bola tetap menembus gawangnya.
Pada menit ke-60, Arema memiliki peluang menambah keunggulan. Namun aksi spektakuler Huda menepis sundulan Sengbah Kennedy membuat peluang Arema gagal.
Lima menit berselang, Huda kembali membuat penyelamatan spektakuler. Kali ini, dia terbang menepis sundulan Ahmad Noviandani yang melaju ke arah gawangnya.
Di sisa waktu pertandingan, Arema terus menggempur pertahanan Persela Lamongan. Namun hingga pertandingan usai, tak ada gol tambahan yang tercipta.
Arema Cronus langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama. Dalam tempo 10 menit, Arema Cronus memiliki tiga peluang untuk mencetak gol. Yang pertama melalui kaki Sengbah Kennedy, sayang tendangannya masih terlalu lemah. Selanjutnya dua peluang dari Samsul Arif juga masih belum menemui sasaran.
Pada menit ke-12, giliran Cristian Gonzales yang memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun kali ini penyelamatan gemilang kiper Persela, Choirul Huda mampu menepis tendangan keras kaki kiri Gonzales yang meluncur tajam ke arahnya.
Asyik menyerang, Arema justru kebobolan. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Arema, Balsa Bozovic melepas sepakan keras ke gawang Arema. Bola menghantam mistar dan masuk ke gawang I Made Wardana.
Kebobolan, Arema meningkatkan intensitas serangan mereka. Upaya ini terus gagal berkat kokohnya tembok pertahanan Persela dan apiknya penampilan Huda.
Menit 42, Arema akhirnya bisa menyamakan kedudukan. Berawal dari aksi individu Sengbah Kennedy yang berhasil menembus lini belakang Persela, Mahyadi Panggabean melanggar pemain asal Liberia itu. Tanpa ampun, wasit Nuzur Fadila memberi hadiah penalti bagi Arema. Fabiano Beltrame -yang ditunjuk menjadi algojo- sukses membobol gawang mantan klubnya tersebut. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Tak mau menyia-nyiakan peluang untuk lolos ke semifinal, Arema meningkatkan tempo serangan mereka di babak kedua. Tiga menit babak kedua berjalan, Arema akhirnya berbalik unggul. Meneruskan umpan sepak pojok Ahmad Bustomi, Cristian Gonzales menyundul bola ke gawang Persela. Upaya Huda menepis bola sia-sia belaka. Bola tetap menembus gawangnya.
Pada menit ke-60, Arema memiliki peluang menambah keunggulan. Namun aksi spektakuler Huda menepis sundulan Sengbah Kennedy membuat peluang Arema gagal.
Lima menit berselang, Huda kembali membuat penyelamatan spektakuler. Kali ini, dia terbang menepis sundulan Ahmad Noviandani yang melaju ke arah gawangnya.
Di sisa waktu pertandingan, Arema terus menggempur pertahanan Persela Lamongan. Namun hingga pertandingan usai, tak ada gol tambahan yang tercipta.

ConversionConversion EmoticonEmoticon