Update Hasil Arema vs Persebaya dalam
laga ke-2 Semifinal SCM Cup 2015 skor 1-0 untuk kemenangan Arema. Arema
tampil percaya diri dengan lebih menguasai laga ini. Beberapa peluang
didapat pemain Arema namun belum mampu menjebol gawang Persebaya.
Babak kedua permainan cenderung berimbang, Arema yang di babak
pertama cukup leluasa untuk menyerang Persebaya kali ini cukup kerepotan
untuk mendekati gawang Persebaya. Hingga akhir babak kedua kedudukan
masih tetap imbang 0-0 dan pertandingan terpaksa dilangsungkan ke babak
extra time.
Laga extra time berjalan 9 menit Cristian Gonzales memecah kebuntuan dengan gol spektakuler hasil umpan dari Hasyim Kipuw. Hingga akhir laga kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Arema, dan Arema akan menghadapi Sriwijaya FC di laga Final SCM Cup 2015
Laga extra time berjalan 9 menit Cristian Gonzales memecah kebuntuan dengan gol spektakuler hasil umpan dari Hasyim Kipuw. Hingga akhir laga kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Arema, dan Arema akan menghadapi Sriwijaya FC di laga Final SCM Cup 2015
Arema memainkan Samsul Arif dan Cristian Gonzales untuk membuat formasi
4-4-2 di lini depan saat bertanding melawan Persebaya. Sementara itu,
Bajul Ijo menggunakan striker tunggal David Balla yang dibantu tiga
pemain yaitu Siswanto, Ilham Udin, dan Fandi Eko Utomo.
Baru dua menit dimulai, Persebaya sudah mempunya peluang melalui Evan Dimas, namun tembakan sang pemain masih melebar. Selanjutnya di babak pertama, Arema lebih banyak menguasai permainan. Di menit ke-18 dan ke-21, I Gede Sukadana melepaskan tembakan jarak jauh namun kedua hasilnya masih melambung di atas mistar kiper Jandry Pitoy.
Pertandingan berjalan dengan tempo keras, tidak heran di menit ke-23 Hasim Kipuw sudah menerima kartu kuning akibat melanggar Ilham Udin.
Di akhir babak, Fandi Eko berhasil menyulitkan pertahanan Arema, lolos dari jepitan dua bek Fabiano Beltrame dan Victor Igbonefo, dirinya berhasil menyundul bola dengan sangat baik. Namun, dengan sangat baik pula, I Made Wardana bisa menangkap bola. Skor akhir di babak pertama adalah 0-0.
Di babak kedua, Arema memainkan pola 4-3-3 dengan mengeluarkan Hendro Siswanto untuk digantikan dengan Ahmad Noviandani di menit ke-49. Tetapi, permainan Arema juga tidak berkembang dengan baik, sehingga kondisi ini dimanfaatkan Persebaya untuk menyerang. Salah satu peluang terbaik dimiliki oleh Ilham Udin di menit ke-51. Tetapi gangguan Alfarizi membuat sepakannya lemah dan mudah ditangkap kiper.
Petaka hampir saja terjadi buat Arema di menit akhir, adalah Firli Apriansyah yang menggunakan tangannya untuk menyundul bola, aksinya ini diketahui oleh wasit sehingga dia mendapatkan kartu kuning. Skor 0-0 menutup babak kedua.
Baru dua menit dimulai, Persebaya sudah mempunya peluang melalui Evan Dimas, namun tembakan sang pemain masih melebar. Selanjutnya di babak pertama, Arema lebih banyak menguasai permainan. Di menit ke-18 dan ke-21, I Gede Sukadana melepaskan tembakan jarak jauh namun kedua hasilnya masih melambung di atas mistar kiper Jandry Pitoy.
Pertandingan berjalan dengan tempo keras, tidak heran di menit ke-23 Hasim Kipuw sudah menerima kartu kuning akibat melanggar Ilham Udin.
Di akhir babak, Fandi Eko berhasil menyulitkan pertahanan Arema, lolos dari jepitan dua bek Fabiano Beltrame dan Victor Igbonefo, dirinya berhasil menyundul bola dengan sangat baik. Namun, dengan sangat baik pula, I Made Wardana bisa menangkap bola. Skor akhir di babak pertama adalah 0-0.
Di babak kedua, Arema memainkan pola 4-3-3 dengan mengeluarkan Hendro Siswanto untuk digantikan dengan Ahmad Noviandani di menit ke-49. Tetapi, permainan Arema juga tidak berkembang dengan baik, sehingga kondisi ini dimanfaatkan Persebaya untuk menyerang. Salah satu peluang terbaik dimiliki oleh Ilham Udin di menit ke-51. Tetapi gangguan Alfarizi membuat sepakannya lemah dan mudah ditangkap kiper.
Petaka hampir saja terjadi buat Arema di menit akhir, adalah Firli Apriansyah yang menggunakan tangannya untuk menyundul bola, aksinya ini diketahui oleh wasit sehingga dia mendapatkan kartu kuning. Skor 0-0 menutup babak kedua.
Di babak tambahan waktu, Arema
mampu unggul cepat di menit ke-100. Berawal dari umpan silang Hasim
Kipuw, Gonzales yang mampu mengontrol bola dengan baik dengan
membelakangi gawang lawan. Sejurus kemudian, dia melakukan tembakan
salto yang membuat bola melesak mulus di pojok gawang Jandry Pitoy.
El Loco hampir menambah golnya lagi lima menit kemudian, namun tembakan sang pemain melambung di atas mistar. Skor 1-0 mengakhiri babak perpanjangan pertama.
Di perpanjangan waktu kedua, dalam laga yang baru dimulai dua menit Arema harus bermain dengan 10 pemain setelah Kipuw mendapatkan kartu merah usai terpancing emosinya. Kondisi ini membuat Suharno memasukkan Purwaka dengan menggantikan I Gede Sukadana.
Meski bermain dengan 10 pemain, tekanan Arema tidak berubah. Beberapa kali, Gonzales cs mempunyai peluang yang sayangnya gagal menjadi gol. Hingga wasit akhirnya meniup peluit panjang sebagai tanda kemenangan Arema untuk melaju ke babak final melawan Sriwijaya FC.
El Loco hampir menambah golnya lagi lima menit kemudian, namun tembakan sang pemain melambung di atas mistar. Skor 1-0 mengakhiri babak perpanjangan pertama.
Di perpanjangan waktu kedua, dalam laga yang baru dimulai dua menit Arema harus bermain dengan 10 pemain setelah Kipuw mendapatkan kartu merah usai terpancing emosinya. Kondisi ini membuat Suharno memasukkan Purwaka dengan menggantikan I Gede Sukadana.
Meski bermain dengan 10 pemain, tekanan Arema tidak berubah. Beberapa kali, Gonzales cs mempunyai peluang yang sayangnya gagal menjadi gol. Hingga wasit akhirnya meniup peluit panjang sebagai tanda kemenangan Arema untuk melaju ke babak final melawan Sriwijaya FC.
ConversionConversion EmoticonEmoticon